- Back to Home »
- Review »
- Review Wiigo T1
Posted by : Cahya
Kamis, 16 April 2015
Di tanah air, pasar ponsel Android masih terbilang luas dan cukup
menarik untuk dieksplorasi. Merk yang bermain di segmen ini tak lagi
didominasi brand kenamaan, merk lokal pun mulai banyak yang ikut
bertarung. Seperti halnya Wiigo T1 yang dibundling Indosat dengan harga
sangat terjangkau.
Strategi jitu yang diambil melalui paket bundling ini memang cukup pas.
Apalagi, ponsel Android terbilang haus akan koneksi data. Namun,
bagaimana dengan performa sejatinya ponsel Android lokal berkonsep full
QWERTY ini? Kita simak saja ulasannya.
Display
Penampilan awal Wiigo T1 tak ubahnya ponsel merk lokal. Bongsor, dengan keypad QWERTY. Beda dengan ponsel Android kebanyakan yang mengandalkan layar sentuh sebagai interface utama. Kondisi ini diperparah dengan material cover plastik yang terkesan murahan. Kurang elegan dan mewah. Wajar, Wiigo T1 sendiri merupakan ponsel Android bermerk lokal paket bundling operator (Indosat), yang dibanderol dengan harga cukup miring.
Di bagian depan, tertanam LCD TFT 65k warna beresolusi 320x240 piksel
dengan diagonal 2.5 inci. Lumayan luas dan terang untuk menampilkan
jajaran menu utama. Dibagian bawahnya, bercokol keypad QWERTY 35 tombol
dengan tekstur yang rapat dan agak menyembul. Material plastiknya
lumayan kompak, namun sedikit membal saat ditekan untuk pengetikan.
Untuk panel kontrol menu, Wiigo T1 menyediakan trackball yang diapit
sederet softkey dengan beberapa fungsi khusus. Ada tombol menu, back,
call/end call serta tombol cepat kamera.
Sebagai tambahan, ponsel ini juga menyediakan beberapa panel khusus semisal tombol power/sleep mode, port microSD, tombol volume, port audio jack dan kabel data/charging yang posisinya tersebar di sisi bodi.
Mengintip ke bagian dalam. Antar muka Wiigo T1 tak jauh beda dengan ponsel Android Lokal versi awal semisal IMO S900. Menu utamanya tersembunyi di balik tirai jendela, yang untuk membukanya harus menekan trackball. Karakter ikon serta struktur pengaturan menunya memang tergolong atraktif, dan mudah untuk ditelusuri.
Sistem Operasi & Paket Bundling
Wiigo T1 didukung sistem operasi Android 1.6 (Donut), sama seperti Nexian Journey NX A890. Sedangkan prosesor yang digunakan adalah PXA310 624 Mhz. Sedikit lebih baik dibanding Nexian Journey maupun Huawei Aviator.
Sayang, menu-menu standar Android yang harusnya jadi poin plus justru belum sepenuhnya hadir. Hal ini terkait dengan promo bundling yang diberlakukan oleh vendor dan operator (Indosat). Alhasil, beberapa menu pamungkas justru diganti dengan layanan khusus yang cuma bisa dinikmati jika penggunanya ikut paket langganan. Indosat menyebutnya Android on Demand untuk Wiigo T1.
Ada tiga (3) paket yang ditawarkan. Pertama, Paket Mail yang layanan
datanya menyangkut Email, Wiigo Messenger, Facebook, Yahoo Messenger,
MSN dan ODCG. Kedua, Paket Sosio yang menawarkan layanan akses jejaring
sosial (Facebook & Twitter) dan Instan Messaging plus ODCG tanpa
Email. Ketiga, Paket Reguler yang meliputi semua layanan standar dua
paket di atas plus fasilitas browsing.
Sejatinya, paket data yang bisa dinikmati lewat berlangganan ini terbilang cukup menarik. Apalagi, ponsel Android tegolong haus akan koneksi data. Tapi bagai mana dengan layanan sejatinya?
Soal kemampuan sistem, secara keseluruhan sudah lumayan baik. Termasuk dukungan multitasking yang memang jadi nilai positif ponsel bersistem operasi terbuka. Namun, terkadang masih ditemukan beberapa kekurangan semisal hang saat membuka beberapa aplikasi sekaligus.
Kamera
Kehadiran sarana multimedia memang sudah jadi keharusan ponsel pintar saat ini, salah satunya adalah kamera. Berdasarkan spesifikasi pabrikan, Wiigo T1 ditanamkan lensa beresolusi 2MP (1600x1200 piksel). Sayangnya, saat dijajal foto hasil gambarnya hanya beresolusi 1.3MP (1280x1024 piksel). Kekurangan kamera Wiigo T1 yang dites PULSA berikutnya adalah, pengaturan picture size tidak bisa diakses, dan kita harus menyisipkan kartu memori lebih dulu untuk bisa menggunakan kamera.
Soal hasil, fotonya memang cukup terang. Sayang, gambarnya terasa kurang fokus dan pas. Wajar, kamera Wiigo T1 memang tak dilengkapi autofokus. Bahkan, untuk pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya, tak disediakan lampu flash. Alhasil, jangan berharap bisa mendapatkan foto bagus jika digunakan pada lokasi indoor dengan cahaya gelap.
Menariknya, kita bisa sedikit mengutak-atik gambar (crop & rotate)
bahkan mengirimkannya sebagai pesan MMS/Email atau berbagi secara online
via aplikasi khusus (Bloo). Kita juga bisa menambahkan informasi lokasi
pengambilan gambar lewat fitur geo-tagging yang didukung kamera Wiigo
T1.
Buat yang kepingin mengirim hasil foto ke perangkat lain, bakal mengalami sedikit kesulitan. Pasalnya, tak tersedia pilihan send file foto via Bluetooth. Jadi, kita harus menggunakan card reader untuk meng-copy dan mengirimkannya ke perangkat lain via PC lebih dulu.
Selain foto, kamera Wiigo T1 bisa pula digunakan untuk merekam video. Format default klip film-nya adalah 3gp.
Pemutar Musik/video
Seperti halnya ponsel Android lain, Wiigo T1 juga sudah dibekali pemutar media khusus. Untuk music, kita bisa menemukan ikon menunya langsung di layar utama. Saat dimainkan, kita akan disuguhi 4 ikon pengelompokan lagu. Berdasarkan Artis, Album, Lagu atau Playlist. Beda dengan video, kita harus membukanya via gallery.
Tampilan player media saat beroperasi tergolong nyaman. Layaknya ponsel berlayar sentuh, tapi umumnya tak jauh beda dengan ponsel Android versi awal. Informasi seputar lagu pun tertampil dengan baik, termasuk album art-nya.
Untuk output, tersedia corong speaker di bagian belakang bodi tepatnya
di samping kamera. Suaranya cukup keras dan jernih, dengan dominasi
suara treble. Sayang, untuk mendapatkan kualitas audio yang lebih
maksimal, player music Wiigo T1 tak menyediakan pilihan equalizer.
Buat yang kepingin menikmatinya secara pribadi, bisa memanfaatkan headset bawaan dengan port audio 3.5mm atau memanfaatkan profile A2DP Bluetooth. Sayang, Wiigo T1 tak dilengkapi radio FM sebagai hiburan alternatif.
Internet dan Konektivitas
Buat keperluan data, Wiigo T1 hanya mengandalkan jalur koneksi EDGE. Tentunya, kecepatan akses dunia maya tak terlalu menjanjikan. Namun, untuk bisa berselancar ke dunia maya, kita harus berlangganan paket reguler.
Yang ditemukan PULSA saat menguji Wiigo T1, pendaftaran paket langganan Android On Deman Indosat terbilang banyak kendalanya. Satu diantaranya, setelah melakukan registrasi dan menerima SMS balasan yang berisi informasi aktifasi layanan, kita tidak bisa langsung menikmati layanan yang ditawarkan paket langganan. Padahal, sudah dilakukan prosedur sesuai buku petunjuk. Sangat disayangkan.
Untuk internetan, Wiigo T1 menanamkan browser khas ponsel Android.
Termasuk fitur standar terkait menelusuri halaman situs. Salah satunya,
kemampuan membuka beberapa halaman sekaligus dan melakukan bookmarking.
Seperti disinggung sebelumnya, Wiigo T1 hanya dilengkapi koneksi Bluetooth dan port kabel data miniUSB tanpa dukungan WiFi. Profile dua koneksi ini pun lumayan lengkap, Bluetoothnya sudah A2DP, sedangkan kabel datanya bisa dimanfaatkan untuk menjadikan ponsel layaknya mass storage.
Aplikasi
Defaultnya, Wiigo T1 menyediakan beragam fitur keren yang tak sama dengan kebanyakan ponsel Android. Hal ini tentunya terkait dengan promo bundling dan paket layanan yang digunakan. Sebut saja beCOM, Bloo, iTwitter, K-9 Mail (Push Mail), Katalog, mChart, Meebo IM, OfficeSuite, Religi, W-Store, wiime dan Google Search.
Bloo misalnya, aplikasi untuk mengakses akun Facebook khusus platform Android, dengan kelebihan pada kecepatan telusur ke Facebook. Selain itu, pengguna juga bisa dengan mudah mencari dan menampilkan foto yang ada di gallery. Sayang, untuk berpindah dari satu foto ke foto lain sedikit mengalami kesulitan, termasuk belum didukungnya fitur Facebook secara keseluruhan.
Buat yang kepingin menikmati layanan Push Mail, bisa memanfaatkan aplikasi K-9 Mail. Email client berbasis opensource ini menawarkan kemudahan untuk mengatur email dalam volume yang cukup besar, dan tentunya gampang dalam pengoperasiannya.
Kesimpulan
Dengan harga sekitar Rp 1.500.000, Wiigo T1 bisa jadi alternatif buat pemburu ponsel Android murah. Disain QWERTY-nya pun jadi pilihan baru diantara ponsel Android, yang rata-rata menggunakan interface sentuh.
Sayang, pemberlakuan paket bundling dan langganan layanan data-nya bakal jadi batu sandungan. Ditambah, sistem serta fasilitas bawaannya pun belum bisa dinikmati secara maksimal, meskipun sudah melakukan registrasi dan berlangganan data yang ditawarkan operator.
Kelebihan: Android, Dijual lewat bundling paket data yang menarik, harga murah
Kekurangan: Multimedia standar, kamera tanpa flash dan autofokus, casing plastik
sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id/review/872-review-wiigo-t1

Display
Penampilan awal Wiigo T1 tak ubahnya ponsel merk lokal. Bongsor, dengan keypad QWERTY. Beda dengan ponsel Android kebanyakan yang mengandalkan layar sentuh sebagai interface utama. Kondisi ini diperparah dengan material cover plastik yang terkesan murahan. Kurang elegan dan mewah. Wajar, Wiigo T1 sendiri merupakan ponsel Android bermerk lokal paket bundling operator (Indosat), yang dibanderol dengan harga cukup miring.


Sebagai tambahan, ponsel ini juga menyediakan beberapa panel khusus semisal tombol power/sleep mode, port microSD, tombol volume, port audio jack dan kabel data/charging yang posisinya tersebar di sisi bodi.
Mengintip ke bagian dalam. Antar muka Wiigo T1 tak jauh beda dengan ponsel Android Lokal versi awal semisal IMO S900. Menu utamanya tersembunyi di balik tirai jendela, yang untuk membukanya harus menekan trackball. Karakter ikon serta struktur pengaturan menunya memang tergolong atraktif, dan mudah untuk ditelusuri.
Sistem Operasi & Paket Bundling
Wiigo T1 didukung sistem operasi Android 1.6 (Donut), sama seperti Nexian Journey NX A890. Sedangkan prosesor yang digunakan adalah PXA310 624 Mhz. Sedikit lebih baik dibanding Nexian Journey maupun Huawei Aviator.
Sayang, menu-menu standar Android yang harusnya jadi poin plus justru belum sepenuhnya hadir. Hal ini terkait dengan promo bundling yang diberlakukan oleh vendor dan operator (Indosat). Alhasil, beberapa menu pamungkas justru diganti dengan layanan khusus yang cuma bisa dinikmati jika penggunanya ikut paket langganan. Indosat menyebutnya Android on Demand untuk Wiigo T1.

Sejatinya, paket data yang bisa dinikmati lewat berlangganan ini terbilang cukup menarik. Apalagi, ponsel Android tegolong haus akan koneksi data. Tapi bagai mana dengan layanan sejatinya?
Soal kemampuan sistem, secara keseluruhan sudah lumayan baik. Termasuk dukungan multitasking yang memang jadi nilai positif ponsel bersistem operasi terbuka. Namun, terkadang masih ditemukan beberapa kekurangan semisal hang saat membuka beberapa aplikasi sekaligus.
Kamera
Kehadiran sarana multimedia memang sudah jadi keharusan ponsel pintar saat ini, salah satunya adalah kamera. Berdasarkan spesifikasi pabrikan, Wiigo T1 ditanamkan lensa beresolusi 2MP (1600x1200 piksel). Sayangnya, saat dijajal foto hasil gambarnya hanya beresolusi 1.3MP (1280x1024 piksel). Kekurangan kamera Wiigo T1 yang dites PULSA berikutnya adalah, pengaturan picture size tidak bisa diakses, dan kita harus menyisipkan kartu memori lebih dulu untuk bisa menggunakan kamera.
Soal hasil, fotonya memang cukup terang. Sayang, gambarnya terasa kurang fokus dan pas. Wajar, kamera Wiigo T1 memang tak dilengkapi autofokus. Bahkan, untuk pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya, tak disediakan lampu flash. Alhasil, jangan berharap bisa mendapatkan foto bagus jika digunakan pada lokasi indoor dengan cahaya gelap.


Buat yang kepingin mengirim hasil foto ke perangkat lain, bakal mengalami sedikit kesulitan. Pasalnya, tak tersedia pilihan send file foto via Bluetooth. Jadi, kita harus menggunakan card reader untuk meng-copy dan mengirimkannya ke perangkat lain via PC lebih dulu.
Selain foto, kamera Wiigo T1 bisa pula digunakan untuk merekam video. Format default klip film-nya adalah 3gp.
Pemutar Musik/video
Seperti halnya ponsel Android lain, Wiigo T1 juga sudah dibekali pemutar media khusus. Untuk music, kita bisa menemukan ikon menunya langsung di layar utama. Saat dimainkan, kita akan disuguhi 4 ikon pengelompokan lagu. Berdasarkan Artis, Album, Lagu atau Playlist. Beda dengan video, kita harus membukanya via gallery.
Tampilan player media saat beroperasi tergolong nyaman. Layaknya ponsel berlayar sentuh, tapi umumnya tak jauh beda dengan ponsel Android versi awal. Informasi seputar lagu pun tertampil dengan baik, termasuk album art-nya.


Buat yang kepingin menikmatinya secara pribadi, bisa memanfaatkan headset bawaan dengan port audio 3.5mm atau memanfaatkan profile A2DP Bluetooth. Sayang, Wiigo T1 tak dilengkapi radio FM sebagai hiburan alternatif.
Internet dan Konektivitas
Buat keperluan data, Wiigo T1 hanya mengandalkan jalur koneksi EDGE. Tentunya, kecepatan akses dunia maya tak terlalu menjanjikan. Namun, untuk bisa berselancar ke dunia maya, kita harus berlangganan paket reguler.
Yang ditemukan PULSA saat menguji Wiigo T1, pendaftaran paket langganan Android On Deman Indosat terbilang banyak kendalanya. Satu diantaranya, setelah melakukan registrasi dan menerima SMS balasan yang berisi informasi aktifasi layanan, kita tidak bisa langsung menikmati layanan yang ditawarkan paket langganan. Padahal, sudah dilakukan prosedur sesuai buku petunjuk. Sangat disayangkan.



Seperti disinggung sebelumnya, Wiigo T1 hanya dilengkapi koneksi Bluetooth dan port kabel data miniUSB tanpa dukungan WiFi. Profile dua koneksi ini pun lumayan lengkap, Bluetoothnya sudah A2DP, sedangkan kabel datanya bisa dimanfaatkan untuk menjadikan ponsel layaknya mass storage.
Aplikasi
Defaultnya, Wiigo T1 menyediakan beragam fitur keren yang tak sama dengan kebanyakan ponsel Android. Hal ini tentunya terkait dengan promo bundling dan paket layanan yang digunakan. Sebut saja beCOM, Bloo, iTwitter, K-9 Mail (Push Mail), Katalog, mChart, Meebo IM, OfficeSuite, Religi, W-Store, wiime dan Google Search.
Bloo misalnya, aplikasi untuk mengakses akun Facebook khusus platform Android, dengan kelebihan pada kecepatan telusur ke Facebook. Selain itu, pengguna juga bisa dengan mudah mencari dan menampilkan foto yang ada di gallery. Sayang, untuk berpindah dari satu foto ke foto lain sedikit mengalami kesulitan, termasuk belum didukungnya fitur Facebook secara keseluruhan.
Buat yang kepingin menikmati layanan Push Mail, bisa memanfaatkan aplikasi K-9 Mail. Email client berbasis opensource ini menawarkan kemudahan untuk mengatur email dalam volume yang cukup besar, dan tentunya gampang dalam pengoperasiannya.
Kesimpulan
Dengan harga sekitar Rp 1.500.000, Wiigo T1 bisa jadi alternatif buat pemburu ponsel Android murah. Disain QWERTY-nya pun jadi pilihan baru diantara ponsel Android, yang rata-rata menggunakan interface sentuh.
Sayang, pemberlakuan paket bundling dan langganan layanan data-nya bakal jadi batu sandungan. Ditambah, sistem serta fasilitas bawaannya pun belum bisa dinikmati secara maksimal, meskipun sudah melakukan registrasi dan berlangganan data yang ditawarkan operator.
Harga
|
Rp 1.500.000,-
|
||
HSDPA
|
Tidak
|
Kamera
|
Ya
|
3G
|
Tidak
|
Video Call
|
Tidak
|
WiFi
|
Tidak
|
Memory Ext
|
Ya
|
Bluetooth
|
Ya
|
Email
|
Ya
|
Infrared
|
Tidak
|
Music Player
|
Ya
|
Browser
|
Ya
|
Video Player
|
Ya
|
Java MIDP
|
Ya
|
Video Recorder
|
Ya
|
GPS Internal
|
Tidak
|
OS Terbuka
|
Ya
|
Aplikasi Navigator
|
Tidak
|
Radio FM
|
Tidak
|
Jaringan GSM/EDGE 900/1800/1900; Layar: 2.5 inci 65K 320x240 piksel; Sistem operasi: Android OS v1.6 (Donut); Prosesor: PXA310 624 Mhz; Memori: 256 MB ROM, 128 MB RAM; slot microSD up to 8GB; Dimensi: 110 x 63 x 14 mm; Berat: 112 gram; Kamera: 2 MP; Fitur lain: beCOM, Bloo, iTwitter, K-9 Mail (Push Mail), Katalog, mChart, Meebo IM, OfficeSuite, Religi, W-Store, wiime, Google Search
|
|||
Baterai: Li-ion 1000 mAh
|
|||
Ponsel, baterai, charger + kabel data, headset stereo, buku manual, kartu garansi
|
Kekurangan: Multimedia standar, kamera tanpa flash dan autofokus, casing plastik
sumber : http://www.tabloidpulsa.co.id/review/872-review-wiigo-t1